Tolak Tilu Sakalian


Tanya:

Assalamu'alaikum Wr. W.b

Bagaimana hukum talak tiga yang diucapkan sekaligus? Ada yang mengatakan bahwa talak tersebut dianggap talak satu, sehingga suami dapat kembali kepada istrinya pada masa iddah tanpa melalui pernikahan baru dan tanpa muhallil. Mohon penjelasannya.


Salah seorang jama'ah Masjid Jami' al-Huda, Galang - Sukamukti

Jawab:

Wa'alaikum Salam Wr. Wb.

Talak tiga yang diucapkan sekaligus - menurut jumhur ulama (madzhab Hanafi, Maliki, Syafi'i, Hambali dan Zhohiri) - jatuh sebagai talak tiga, sehingga suami tidak boleh kembali (ruju') kepada istrinya kecuali dengan pernikahan baru. Pernikahan baru ini harus memenuhi syarat sebagai berikut:(1) telah habis masa 'iddah dari suami pertama; (2) menikah dengan suami kedua (muhallil); (3) terjadi hubungan suami istri (jima); (4) suami kedua mentalak istrinya tersebut; dan (5) telah habis masa 'iddah dari suami yang kedua. Setelah terpenuhi syarat tersebut, suami pertama boleh kembali kepada mantan istrinya dengan pernikahan yang baru.

Memang ada pendapat yang menyebutkan bahwa talak tiga yang diucapakan sekaligus dipandang secara hukum sebagai talak satu. Pendapat ini dikemukakan oleh syi'ah zaidiyah, sebagian ulama zhohiriyah, Ibnu Ishaq, Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim. Bahkan golongan syi'ah imamiyah mengatakan bahwa talak tersebut tidak dianggap sebagai talak, sehingga tidak berpengaruh apa pun terhadap pernikahan.

Dalam hal ini, pendapat jumhur yang harus kita pegang erat, karena selain madzhab empat tidak dapat dijadikan patokan, li anna madzahibahum lam tudhbath wa lam tudawwan.

Wallohu a'lamu bishshowab.
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
أقوال الفقهاء في الطلاق الثلاث بلفظ واحد
للفقهاء آراء ثلاثة في جمع الطلاق الثلاث بكلمة واحدة وهي:
الأول ـ قول الجمهور منهم أئمة المذاهب الأربعة والظاهرية: يقع به ثلاث طلقات، وهو منقول عن أكثر الصحابة ومنهم الخلفاء الراشدون غير أبي بكر، والعبادلة الأربعة (ابن عمر، وابن عمرو، وابن عباس، وابن مسعود) وأبو هريرة وغيرهم، ومنقول عن أكثر التابعين، لكن لا يسن أن يطلق الرجل أكثر من واحدة عند الحنفية والمالكية كما تقدم؛ لأن طلاق السنة: هو أن يطلقها واحدة ثم يتركها حتى تنقضي عدتها.
الثاني ـ قول الشيعة الإمامية: لا يقع به شيء
الثالث ـ قول الزيدية وبعض الظاهرية وابن إسحاق وابن تيمية وابن القيم: يقع به واحدة، ولا تأثير للفظ فيه
- الفقه الإسلامي وأدلته 9/ 383-384، بترقيم الشاملة آليا -
FB Comments
0 Blogger Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Home
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...